Formulasi dan Cara Membuat Cat Besi dan Kayu Jenis Acrylic

Posted onLeave a commentCategoriesBLOG

Di pasaran beredar banyak sekali jenis cat.
Bahkan secara teoritis cat dapat dipilah dan digolongkan berdasarkan berbagai macam kategori.
Mulai dari bahan penyusunnya, bahan pelarutnya, tujuan penggunaannya, sampai cat-cat untuk tujuan khusus. Serta masih banyak lagi kategori lainnya.

Namun di pasaran, yang umum dikenal dan beredar luas di masyarakat adalah berupa cat tembok serta cat besi dan kayu. Dan kali ini yang dibahas adalah salah satu jenis cat yang digunakan untuk besi dan kayu, khususnya yang berbasis bahan Acriliyc.

796684_dsc_2688abk

Mengapa Acrilic ?

Dengan kelebihan dan kekurangannya cat yang berbasis bahan Acrilic saat ini masih menjadi salah satu jenis cat yang digemari dan popular di masyarakat.
Sebab harganya yang cukup terjangkau dengan aplikasi yang cukup mudah.
Bisa digunakan baik dengan dikuas ataupun disemprotkan ( spray ).

Sebagaimana diketahui bahan penyusun utama pada sebuah cat umumnya terdiri dari :
– bahan perekat
– bahan pengisi
– pelarut
– pewarna
– dan bahan untuk meningkatkan property ( kualitas ) lainnya.

Sesuai sifat dasarnya, cat yang berbasis Acrilic menggunakan thinner atau pelarut solvent ( non water base ). Sebagai contoh mudah di bawah ini akan diberikan salah satu formulasi dan cara membuat cat besi dan kayu jenis Acrilic dari jenis yang paling sederhana, yaitu cat acrylic berwarna putih.

Bahan-bahan yang digunakan berupa :
– Acrylis resin yang merupakan bahan utama cat dan berfungsi sebagai adhesive
– Bahan pengsisi, berupa talk, alumunium silikat, dan Lithopone.
Bahan pengisi ini disamping berfungsi memberikan volume cat, menurunkan ongkos produksi, pada cat yang berwarna putih, juga berfungsi untuk memberi warna putih pada cat.
– Solven, yang berfungsi untuk melarutkan resin dan mengencerkan cat ( thinning ).

Formulasi dan komposisi bahan cat acrylic :

– Acrylic Resin 10 gram
– Talk 10 gram
– Aluminium Silikat 5 gram
– Lithopon 5 gram
– Solvent :
BOP 2 ml
Toluen 10 ml
MEK ( Methyl Ethyl Keton ) 10 ml
BA ( Butyl Acetat ) 5 ml
BC ( Butyl Cellosolve ) 5 ml

Cara membuat cat acrylic :

– Masukkan acrylic resin dalam satu wadah
– Masukkan solvent ke dalamnya
– Tambahkan bahan padat ( talk, alumunium silikat dam Lithopon ) ke dalam campuran resin dan solvent secara perlahan-lahan
– Selama proses pencampuran harus dilakukanpengadukan secara kontinyu, sehingga bahan-bahan padat dapat larut semua dan tidak terjadi gumpalan.
– Setelah larutan bercampur dengan rata, cat acrylic siap dikemas.

Tambahan :

– Sesuai fungsinya, acrylic merupakan bahan utama dari cat jenis ini.
Artinya semakin tinggi komposisinya, cat yang dihasilkan kualitasnya makin bagus, namun biaya produksinya juga akan lebih tinggi.
– Filler / bahan pengisi yang digunakan juga bervariasi dalam ukuran ( mesh ) nya.
Semakin kecil ukuran butiran bahan pengisi ( makin besar mesh ) nya, cat yang dihasilkan juga akan makin baik kualitasnya.
– Bila menginginkan warna putih yang lebih cemerlang dapat ditambahkan sedikit bahan lainnya, yaitu Titanium Oksida ( harganya cukup mahal ).

Silahkan mencoba, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *